Creative Brief Pada Integrated Marketing Communication
IMC
Integrated marketing communications merupakan kampanye pemasaran yang strategis dengan cara merencanakan, membangun, mengeksekusi, dan mengevaluasi serta persuasi komunikasi (Schultz, 1998:18) (dalam Estaswara, 2004). Dengan adanya konsep integrated marketing communications membantu pengiklan untuk mencapai sebuah sinergi dan menyelaraskan pesan yang ingin disampaikan. Dalam proses membangun IMC, tahap pertama yang perlu dilakukan adalah mengkoordinasikan berbagai elemen promosi, dilanjutkan dengan mendefinisikan wilayah komunikasi pemasaran dengan fokus kepada konsumen dan aktivitas pasar. Setelah itu, mengaplikasikan strategi kedalam teknologi informasi dan yang terakhir adalah mengukur integrasi strategis dan finasial yang lakukan (Schultz & Kitchen, 2000).
PEMASARAN
Pemasaran adalah proses mengidentifikasi masalah yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Hal ini tidak terlepas dari keinginan, kebutuhan, permintaan, dan transaksi yang terjadi dipasar (Kotler & Keller, 2016). Dapat didefinisikan bahwa pemasaran merupakan proses memenuhi keinginan dan kebutuhan manusia dengan menyediakan suatu hal.
IKLAN
Iklan merupakan pesan atau penyajian promosi ide yang bersifat persuasif dan mengeluarkan pembayaran (Kotler & Armstrong, 2001). Menurut Toffler (1987),salah satu,kekhasan yang paling,menonjol dari iklan adalah,mencoba mengkomunikasikan citra secara maksimum,dalam waktu yang minimum,,sehingga dapat mencapai sasaran dan,menjamin keuntungan perusahaan (dalam,Estaswara, 2004). Terdapat dua kriteria iklan dapat dikatakan efektif, yaitu memenuhi tujuan dan pesan yang disampaikan relevan dengan konsumen (Wells et al., 2003)
STRATEGIC PLANING
Strategic planning merupakan salah satu department yang ada dalam agensi perilkanan, tempat berputarnya seluruh informasi yang berkaitan dengan konsumen dan tujuan beriklan. Selain itu, department strategic planning juga berfungsi untuk menentukan tujuan, strategi, dan membentuk taktik beriklan.
STRATEGIC PLANNER
Strategic planner adalah sebutan bagi seorang perencana strategis dalam agensi periklanan. Yang bertugas mengidentifikasi masalah komunikasi,pemasaran, menentukan,strategi atau arahan komunikasi pemasaran melalui proses observasi dan memahami kehidupan, aspirasi, serta niat beli dari konsumen yang dituju (Sorrentino, 2014)
CREATIVE BRIEF
Creative brief adalah panduan singkat bersifat stimulus yang dibuat oleh strategic planner yang nantinya akan diberikan kepada tim kreatif sebagai pedoman dan panduan dasar dalam membuat strategi kreatif. Creative brief difungsikan untuk menguraikan tujuan dan sasaran beriklan, serta mendeskripsikan secara mendetail konsumen merek. Creative brief yang,baik harus memenuhi tiga faktor, diantaranya,harus memberikan pandangan yang realistis terhadap kebutuhan periklanan, memberikan pemahaman yang jelas, dan harus mampu memberikan arahan yang jelas mengenai pesan seperti apa yang paling tepat untuk disampaikan kepada konsumen. Terdapat struktur umum yang digunakan dalam creative brief, yaitu:
1. Product atau service Tahap pertama yang difungsikan untuk mengenali produk yang akan diiklankan dengan cara menguraikan latar belakang produk
2. Objective Objective atau tujuan tahap untuk menjelaskan efek yang dimaksudkan dari pemasaran kepada target audiens
3. Target market Proses untuk mengidentifikasi dan memahami target audiens berdasarkan segmentasi demografis, geografis, psikologis, dan pola perilaku
4. Competitor review Competitor review atau biasa disebut competitor analysis merupakan proses mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pesaing merek
5. Tone and voice Tahap dimana agensi periklanan menentukan karakter atau identitas seperti apa yang tepat untuk mewakilkan pesan iklan merek
6. Desire response merupakan pengaruh yang diharapkan melalui periklanan kepada target audiens.
Menurut Jon Steel (1993) terdapat empat hal yang tidak boleh dilakukan selama pengerjaan creative brief, sebagai berikut :
1. Klien atau merek tidak seharusnya ikut berpartisipasi dalam proses creative briefing Ditegaskan bahwa klian tidak perlu mengikuti atau melihat proses pengarahan tertulis. Klien cukup menyetujui arahan secara umum.
2. Jika tidak relevan, maka tidak perlu Banyak informasi menarik dan terlihat berpotensi menjadi insight belum tentu harus dimasukkan kedalam creative brief. Apabila tidak relevan dengan target periklanan, maka tidak perlu dimasukkan.
3. Tidak melebih-lebihkan produk yang diiklankan Creative brief haruslah berupa fakta dan realistis. Menerjemahkan bahasa klien kedalam strategi komunikasi pemasaran untuk menarik perhatian konsumen merupakan tugas strategic planner.
4. Tidak menjadi ajang pamer bagi strategic planner Strategic planner seringkali bekerja dibalik layar membuatnya jarang terlihat. Hal ini membuat planner berusaha untuk membenarkan keberadaan mereka
Creative brief memiliki peran penting pada integrated marketing communications karna sifatnya yang realisitis, stimulus, dan validasi, membantu tim kreatif memunculkan ide-ide menarik. Dengan pertanyaan singkat dan sederhana yang ada pada creative brief juga memampukan agensi periklanan untuk fokus dan spesifik dalam membahas inti permasalahan merek serta menemukan solusi yang relevan dengan target audiens. Tak hanya itu, creative brief yang merupakan ringkasan singkat mengenai konsumen dan merek, membantu seluruh tim yang bekerja memiliki satu pahaman dan mampu memberikan banyak waktu pengerjaan kepada agensi periklanan untuk merangkai strategi kreatif iklan.
Estaswara, B. H. (2004). Think IMC! Efektivitas Komunikasi Untuk Meningkatkan Loyalitas Merek Dan Laba Perusahaan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Ibach, H. (2020). How To Write An Inspired Creative, 3 rd Editon: A Creative’s Advise On The First Step Of The Creative Process (3. Ed). Juju Books
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Prentice Hall
Kotler, P., & Amstrog, G. (2001). Prinsip-Prinsip Pemasaran (8 th ed.). Jakarta: Erlangga
Redcomm. (September, 22). Ini Dia Panduan Creative Brief Untuk Kampanye Digital. Retrieved April 28, 2022
https://redcomm.co.id/knowledges/ini-dia-panduancreative-brief-untuk-kampanye-didigital?readmore=true
Robertson, G. Dissecting The Good and Bad of The Creative Brief, Line By Line. Retrieved June 5, 2022 https://beloved-brands.com/creative-brief-line-byline/
Sorrention, M. (2014). Creative advertising: An Introduction. London Laurence King Publishing Ltd
Steel, J. (1998). Truth, Lies, and AdvertisingL The Art of Account Planning. John Wiley & Sons, Inc
Wells, W., Burnett, J., & Moriarty, S. (2003). Advertising Principles & Practice (6th ed.). Perarson Education, Inc
Dosen pengampu : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom., C.AC., C.PS., C.STMI